Mengasah Rasa Ingin Tahu: Workshop Sains Seru di SD Qurrata Ayun

Mengasah Rasa Ingin Tahu: Workshop Sains Seru di SD Qurrata Ayun

SD Qurrata Ayun baru-baru ini mengadakan workshop sains yang menarik perhatian para siswa dan guru. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa ingin tahu, kreativitas, serta kemampuan berpikir kritis sejak dini melalui pengalaman belajar yang menyenangkan. Workshop sains menjadi salah satu metode efektif untuk mengenalkan dunia ilmu pengetahuan kepada anak-anak dengan cara yang interaktif dan menyenangkan.

Kegiatan workshop dimulai dengan sambutan hangat dari kepala sekolah, yang menekankan pentingnya sains dalam kehidupan sehari-hari. “Sains bukan hanya tentang rumus atau teori di buku, tetapi bagaimana kita memahami dunia di sekitar kita,” ujar kepala sekolah. Peserta yang terdiri dari siswa kelas 1 hingga kelas 6 tampak antusias mendengarkan penjelasan dan berbagai demonstrasi sains yang disiapkan.

Salah satu sesi favorit para siswa adalah percobaan kimia sederhana. Mereka diajak mencampur bahan-bahan aman untuk melihat reaksi yang menghasilkan perubahan warna dan gelembung. Aktivitas ini tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajarkan konsep dasar reaksi kimia dan perubahan materi. Guru pendamping membantu menjelaskan fenomena yang terjadi, sehingga anak-anak tidak hanya “menonton” tetapi juga memahami proses di balik percobaan.

Selain percobaan kimia, workshop juga menampilkan sesi fisika interaktif. Siswa diajak mempelajari gaya, gravitasi, dan magnet dengan menggunakan alat peraga sederhana. Mereka mencoba berbagai eksperimen, seperti melihat bagaimana magnet menarik logam atau bagaimana benda-benda berbeda jatuh dengan kecepatan yang sama. Aktivitas ini membantu siswa mengaitkan teori fisika dengan pengalaman nyata di lingkungan sekitar mereka.

Tak kalah menarik adalah sesi biologi yang menghadirkan kegiatan mengenal tumbuhan dan hewan. Siswa diperkenalkan pada siklus hidup tanaman, struktur daun, dan berbagai jenis serangga. Mereka juga diajak menanam biji kacang dalam pot kecil sebagai bagian dari eksperimen pertumbuhan tanaman. Aktivitas menanam ini memberi pengalaman langsung yang memperkuat pemahaman konsep biologi dasar, sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap makhluk hidup.

Workshop sains di SD Qurrata Ayun tidak hanya fokus pada percobaan dan teori. Ada juga sesi diskusi kelompok yang mengajak siswa untuk berpikir kritis dan kreatif. Mereka diberikan tantangan untuk menemukan solusi terhadap masalah sederhana, misalnya bagaimana membuat jembatan mini dari bahan-bahan terbatas atau menciptakan alat pengangkut kecil dari kertas. Aktivitas ini menumbuhkan kemampuan kolaborasi dan inovasi, dua keterampilan yang sangat penting di era modern.

Guru-guru pendamping juga memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan ini. Mereka menilai bahwa workshop sains bukan hanya sarana pembelajaran, tetapi juga momen memperkuat keterlibatan siswa secara aktif dalam belajar. Dengan pendekatan hands-on, siswa lebih mudah memahami konsep ilmiah dan merasa senang ketika berhasil melihat hasil eksperimennya sendiri.

Para orang tua pun menyambut positif kegiatan ini. Banyak yang menyatakan bahwa workshop sains membantu anak-anak lebih percaya diri dalam mengajukan pertanyaan, mencoba hal baru, dan berpikir secara logis. Dukungan orang tua juga diharapkan dapat melanjutkan proses belajar di rumah, sehingga pengalaman belajar sains tidak berhenti hanya di sekolah.

Kesuksesan workshop ini menjadi motivasi bagi https://sdqurrataayun.com/ untuk rutin mengadakan kegiatan sains serupa. Sekolah berencana menambah variasi eksperimen dan sesi interaktif agar siswa dapat lebih banyak mengeksplorasi ilmu pengetahuan. Tujuan akhirnya adalah mencetak generasi muda yang kritis, kreatif, dan memiliki rasa ingin tahu tinggi terhadap dunia di sekitar mereka.

Melalui workshop sains, SD Qurrata Ayun membuktikan bahwa belajar bisa menyenangkan dan inspiratif. Anak-anak tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga pengalaman yang memicu semangat eksplorasi dan inovasi. Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam membentuk fondasi sains yang kuat bagi generasi penerus bangsa.

Leave A Comment